Speakout14

  • 11:28:41 pm on Juli 16, 2010 | 0
    Tag:,


    Mengingat waktu masih jamannya sekolah tepatnya didaerah Cipanas-Puncak dan sekitarnya. Setiap pulang sekolah saya selalu merasa ketakutan, tak jarang saya dan temen-temen sering kena lemparan batu dan sabetan kayu hingga kami sering berdarah-darah. Angkot yang sering kami tunggangi sering menjadi sasaran mereka, perempuan dan penumpang lainnya sontak saja menjerit ketakutan, dan, prannnnnnnkk kaca mobil angkotpun pecah.

    Gara-gara seragam sekolah kami diburu oleh pemakai seragam sekolah lainnya, diseragam kami ada simbol nama dan lokasi sekolah itu adalah penanda buat musuh. Akhirnya kami mengambil inisiatif setiap pulang sekolah kami harus mengganti seragam.

    Kiprah para pemakai seragam sekarang

    Dan kini, saya sering melihat dan membaca diberbagai media massa, puluhan dan bahkan ratusan anggota satuan polisi pamong praja (Satpol PP)  harus mengejar-ngejar massa yg masih membangkang tetap berjualan tidak pada tempatnya, menurut aturan PERDA setampat. Bahkan kejadian di makassar beberapa bulan yg lalu polisi harus melakukan penyerangan terhadap sekretariat HMI cabang makasar timur, dan masih banyak kejadian serupa. Hal ini juga karena seragam sebagai identitas mereka.

    Oh seragam

    Seragam artinya sama ragam, corak dan budaya pakaian. Busana yang melekat yang disebut seragam selalu menggambarkan identitas sosial individu tersebut seperti satpam, polisi, TNI, pegawai negeri, dll.

    Tak ada lagi dudung, maman, dan mahmud bila mereka berseragam yang ada cuma satpol PP atau polisi dan massa. Pihak pertama berseragam dan yang lainnya tidak. Tapi keduanya sama pola pikirnya yaitu seragam, antar pihak saling menjatuhkan, jatuh atau dijatuhkan itulah prinsif dasar mereka.

    Bukan seragamnya

    Baju seragam seharusnya bukan masalah. Apalagi jika cuma seragam sekolah andai terpaksa mesti pulang sendiri, kami telah siap dengan baju ganti. Pola pikir seragam jauh lebih mencemaskan, hmm…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: